Ketua DPRD BU Beri Penjelasan Tentang SKPD di Panggil Satu Persatu

BENGKULU UTARA – Badan Anggaran (Banggar) dan Ketua DPRD Bengkulu Utara Sonti Bakara,SH menjelaskan terkait soal pemanggilan satu persatu SKPD yang dinilai tidak mamatuhi surat dari Kemdagri RI pada tanggal 9 Oktober 2023 dalam hal ini penjelasan tata cara dan mekanisme pembahasan rancangan Perda APBD dengan DPRD.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Sonti Bakara, SH selaku pimpinan Badan Anggaran (Banggar) memanggil satu persatu SKPD atau OPD lingkup pemerintah Kabupaten setempat.

Terlihat satu persatu para SKPD masuk ke dalam ruang kerja Ketua DPRD Bengkulu Utara. Namun, pemanggilan para SKPD tersebut dilakukan secara tertutup.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Sonti Bakara, SH berikan penjelasan terkait soal memanggil satu persatu SKPD yang dinilai tidak mematuhi surat dari Kemdagri RI pada tanggal 9 Oktober 2023.

Dikatakannya , pemanggilan ini untuk memastikan kesiapan RKA disetiap SKPD sebelum pembahasan Badan Anggaran (Banggar) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)

Pemanggilan para SKPD di Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, hanya memastikan bagaimana kesiapan tiap SKPD terhadap RKA yang akan dibahas pada rapat Banggar dengan TAPD Bengkulu Utara.

Selain ingin memastikan RKA, Lanjut Sonti Bakara, selaku pimpinan DPRD juga ingin memastikan terkait pokir-pokir dewan yang telah disepakati dalam pembahasan sebelumnya.

“Kita melakukan pemanggilan ini hanya ingin memastikan sejauh mana kesiapan RKA mereka yang akan dibahas pada rapat Banggar dengan TAPD dalam agenda pembahasan Raperda APBD 2024 pada hari Senin besok,” jelas Sonti Bakara, dengan awak media ini sebelum masuk ruang kerjanya di Gedung DPRD Bengkulu Utara, Minggu (26/11).

“Kemudian kita juga ingin memastikan soal pokir-pokir dewan itu, jangan lagi besok-besoknya itu rebut lagi, rebut lagi,” Ujarnya.

Ketua DPRD mengatakan Kita melakukan pemanggilan ini hanya ingin memastikan kesebagaimana kesiapan tiap SKPD terhadap RKA yang akan dibahas pada rapat Banggar dengan TAPD dalam agenda pembahasan Raperda APBD 2024.

Wakil Ketua II DPRD Bengkulu Utara, Herlianto,S.IP  juga mengatakan terhadap apa yang dikatakan Ketua DPRD Bengkulu Utara.

“Kita melakukan pemanggilan ini tidak ada unsur tujuan lain, selain ingin memastika pokir-pokir dewan,” sembari memperlihatkan daftar pokir – pokir dewan ini di ruang kerja ketua DPRD Bengulu Utara.

Salah satu pegawai SKPD yang keluar dari dalam ruang kerja Ketua DPRD Bengkulu Utara, mengatakan, bahwa pemanggilan SKPD ini adalah dalam agenda Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024. (Adv)