Wartadaerah.com, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan seluruh desa di daerah itu memiliki Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada 2026.
“Pemprov berkolaborasi dengan jajaran Korem Gamas Bengkulu, tentunya di kabupaten kota berkolaborasi dengan jajaran Kodim, untuk segera merealisasikan sisa desa-desa yang akan dibangun Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, paling tidak di 2026 kita bisa terealisasi 100 persen, di semua desa yang ada di Provinsi Bengkulu,” kata Wakil Gubernur Mian di Bengkulu, Kamis.
Ia menjelaskan, hingga akhir 2025 sudah terbangun 351 unit koperasi dari total 1.505 desa yang akan dibangun, sisanya terus berproses pada 2026 ini sebagai sedang penyiapan lahan pembangunan dan sebagian lagi telah memasuki tahap pembangunan.
Mian menyebut, percepatan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih harus dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan TNI serta didukung oleh seluruh elemen.
Ia meminta seluruh kepala daerah kabupaten kota untuk melakukan gerak cepat dan tidak menunda-nunda realisasi pembangunan koperasi.
Menurut Mian, kendala yang dihadapi di lapangan menjadi tantangan yang harus diselesaikan melalui komunikasi terbuka dan koordinasi lintas sektor.
Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyiapkan solusi pemanfaatan aset daerah untuk mendukung pembangunan koperasi desa.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian pun menyatakan Provinsi Bengkulu mencatatkan lima besar capaian dalam realisasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.
“Upaya-upaya progresnya cukup berjalan dengan signifikan, hal ini ditunjukkan sampai akhir 2025 kita telah menentukan titik nol dan progres pembangunan KDKMP mencapai 351 unit dari total 1.505 desa yang akan dibangun, ini menempatkan Bengkulu dalam lima besar nasional,” kata Wakil Gubernur Bengkulu. (red)





