Rejang Lebong, Bengkulu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan pada 2024 pihaknya akan mengutamakan usulan program pembangunan prioritas dan menyentuh kepentingan masyarakat.
Kepala Bappeda Rejang Lebong Khirdes Lapendo Pasju usai menggelar kegiatan forum konsultasi publik rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Rejang Lebong 2024 di Ruang Pola Pemkab Rejang Lebong, Bengkulu, Selasa, mengatakan penyusunan anggaran daerah itu dilakukan secara ketat karena tahun depan juga akan dilaksanakan pilkada yang pembiayaannya dari APBD.
“Berkaca pada ABPD Rejang Lebong tahun 2022 ini sebesar Rp1 triliun lebih, di mana 40 persen lebih sudah habis untuk belanja wajib mengikat lainnya, sehingga dana yang bebas untuk digunakan pembiayaan pembangunan lebih kurang Rp150 miliar, yang akan digunakan untuk pembiayaan pilkada dan pembangunan daerah,” kata dia.
Dia menjelaskan dari dana Rp150 miliar ini kemudian diambil untuk pembiayaan pelaksanaan Pilkada Rejang Lebong yang diperkirakan akan menelan anggaran hingga Rp50 miliar sehingga anggaran sisa Rp100 miliar untuk rencana pembangunan skala prioritas saja.
Dengan keterbatasan anggaran daerah ini, kata dia, maka sejak jauh-jauh hari harus disusun dengan tepat dan telah mengakomodir aspirasi masyarakat yang telah diusulkan dari musrenbang tingkat desa, kemudian hasil reses anggota DPRD, serta program pembangunan sesuai dengan misi-visi Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong saat kampanye pilkada tahun 2020 lalu.
“Bappeda bertugas mengawal RPJMD misi-visinya bupati dan wakil bupati, targetnya pada akhir jabatan kepala daerah ini semua janji-janji saat kampanye Pilkada 2020 lalu dapat tercapai,” terangnya.
Sementara itu, setelah menggelar kegiatan forum konsultasi publik, akan dilanjutkan dengan forum OPD dan musrenbang tingkat Kabupaten Rejang Lebong serta pada akhir Maret nanti musrenbang tingkat provinsi.
“Untuk beberapa kegiatan yang bukan kewenangan kabupaten, nantinya akan kita sampaikan dalam musrenbang tingkat provinsi,” sebut Khirdes. (Ant)









