Komisi III Gebrak Meja, Kadis PUPR ‘Pulang’ Gemetaran

BENGKULU UTARA, – Hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Bengkulu Utara bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bengkulu Utara soal aset daerah yang hilang yang digelar Selasa, 19 Juli 2022, berlangsung tegang dan ‘panas’.

Ketua Komisi III Pitra Martin bahkan sempat menggebrak meja lantaran kesal terhadap Kepala Dinas PUPR, Heru Susanto yang terkesan berbelit-belit dalam memberikan keterangan terkait aset yang hilang. Aksi gebrak meja hingga pecah juga diikuti Febri Yudirman lantaran kesal dan menilai Dinas PUPR bermain-main.

Dalam forum RDP itu, Febri Yudirman menyesalkan lemahnya pengawasan aset. “Saya pikir boleh dibentuk Pansus Aset karena banyak sekali aset daerah ini,” pinta Febri. “Saya rekomendasi pansus aset. Bayangkan September baru dibangun Januari hilang seperti bakwan goreng saja, padahal aset itu dalam kota,” ucapnya.

Ketua Komisi III Pitra Martin memperkirakan di antara bulan Januari – Juli, aset itu hilang. Dewan, kata Pitra Martin, bahkan tidak sempat melihat aset daerah, dimana sebelumnya aset propinsi dan aset balai sempat hilang dan dinas terkait tidak terpikirkan itu. “Akhirnya ikut hilang aset daerah yang dimiliki,” sesalnya.

Pitra menegaskan, “Komisi III tidak dalam rangka mencari kesalahan, walaupun proses berjalan sedikit mungkin dinamikanya bermacam-macam tapi menurut kami mencoba mencari apa yang seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk kita perbaiki bersama termasuk dalam hal pelaksanaan selalu kita sampaikan karena kita butuh dokumen.”

Melihat suasana makin memanas, RDP Komisi III DPRD meminta berkas yang belum dilengkap untuk dilengkapi dan RDP diskor untuk waktu yang tidak ditentukan sampai dilanjutkan kembali.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Bengkulu Utara Heru Susanto saat dibincangi tidak mau memberikan hak jawab. Ia hanya menyampaikan pusing. “Kamu tidak lihat kaki saya gemetaran,” ucapnya sembari berjalan meninggalan gedung rakyat. (ADV)