Beranda Berita Sebanyak 133.409 Warga Mukomuko Telah Divaksin Dosis 1

Sebanyak 133.409 Warga Mukomuko Telah Divaksin Dosis 1

Mukomuko – Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyebutkan sampai sekarang sebanyak 133.409 orang atau 81,24 persen dari 164.208 warga setempat yang menjadi target sasaran telah menerima vaksin dosis I.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo dalam keterangannya di Mukomuko, Rabu, menyebutkan, sebanyak 133.409 orang ini terdiri atas 1.392 tenaga kesehatan, 87.312 petugas pelayan publik, 5.815 warga lanjut usia (lansia), dan remaja berumur 12-17 tahun 15.330 orang, anak-anak 6-11 tahun 18.258 orang, dan 5.302 warga terima vaksin gotong-royong.

Ia menyebutkan, 87.312 petugas pelayan publik yang telah menjalani vaksinasi terdiri atas personel Kodim, Polres, Brimob, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, KPPN, Pengadilan Agama, wartawan, BPJS, pegawai pemerintah, BRI, dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab setempat dan masyarakat umum.

Namun, dari sebanyak 133.409 warga, baru 90.167 orang yang telah menerima penyuntikan vaksinasi COVID-19 secara lengkap, yakni dosis I dan dosis II, yang terdiri atas 1.238 tenaga kesehatan, 55.331 petugas pelayan publik, dan 4.222 lansia, dan remaja sebanyak 11.216 orang, 12.865 anak usia 6-11 tahun, dan 5.295 orang menerima vaksin gotong-royong.

Hingga hari ini masih ada 43.242 tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, lansia, dan anak 6-11 tahun yang telah menerima vaksin COVID-19 dosis I tetapi belum menerima vaksin dosis II karena ada beberapa yang di antaranya belum sampai masanya dan kondisi kesehatannya belum memungkinkan.

“Ada warga yang belum menjalani vaksinasi COVID-19 dosis II karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan dan ada warga yang belum masanya menerima vaksin COVID-19 dosis II dan anak 6-11 tahun baru menerima vaksin COVID-19,” ujarnya.

Ia menyatakan penyuntikan vaksin COVID-19 dosis I dan dosis II bagi tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, lansia, dan anak usia 6-11 tahun akan tetap berlanjut selama bulan Ramadhan sesuai dengan jumlah sasaran.

Selain itu, ia meminta, petugas kesehatan dinas dan puskesmas agar tetap memberikan pelayanan vaksinasi keliling ke desa dan kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini. (Ant)