Dikbud Rejang Lebong: Rehabilitasi delapan SMP selesai tepat waktu

Rejang Lebong, Bengkulu – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta pengerjaan rehabilitasi delapan SMP di daerah itu yang dibiayai pemerintah pusat harus selesai tepat waktu.

“Kita minta pada bulan akhir Desember nanti pengerjaannya sudah selesai, saat ini kemajuan fisiknya sudah lebih dari 50 persen,” kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Dikbud Rejang Lebong Dedy Warsito di Rejang Lebong, Kamis.

Dia menjelaskan delapan SMP di daerah tersebut pada tahun ini menerima bantuan dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan dari pemerintah pusat mencapai Rp3,8 miliar.

Sebanyak delapan sekolah yang menerima bantuan ini, kata dia, dialokasikan untuk lima item kegiatan seperti pembangunan laboratorium komputer, pembangunan toilet, pembangunan ruang UKS, pengadaan alat laboratorium IPA dan TIK, serta pembangunan sarana pendidikan inklusi.

Sekolah yang menerima DAK pendidikan 2022 ini, di antaranya SMP Taman Siswa Rejang Lebong, SMPN 22 Rejang Lebong, SMPN 17 di Kecamatan Bermani Ulu, SMPN 6 di Kecamatan Curup Timur, SMPN 10 Rejang Lebong di Kecamatan Curup Selatan, SMPN 40 di Kecamatan Selupu Rejang, SMPN 15 di Kecamatan Kota Padang, serta SMPN 8 Rejang Lebong di Kecamatan Curup Selatan.

“Dari delapan sekolah yang menerima DAK tahun 2022 ada satu sekolah yang menerima bantuan sarana pendukung program pendidikan inklusi yakni SMP Swasta Taman Siswa Rejang Lebong,” terangnya.

Program bantuan pendidikan inklusi yang diterima SMP Taman Siswa Rejang Lebong itu, guna mendukung kegiatan belajar mengajar untuk siswa normal dan siswa berkebutuhan khusus.

“Sekolah ini bukan untuk menampung anak cacat tetapi sebagai antisipasi jika ada siswa kita yang membutuhkan pelayanan ini terutama penderita cacat fisik. Sekolah ini akan efektif belajar pada tahun depan,” terangnya. (Ant)