BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan rusak, akan menjadi fokus utama dalam tiga tahun ke depan.
Pada tahun anggaran 2025, Pemprov Bengkulu telah mengalokasikan dana lebih dari Rp600 miliar untuk perbaikan jalan-jalan provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Salah satu ruas jalan yang mulai digarap adalah Jalan Air Lang-Apur di Kabupaten Rejang Lebong, yang telah ditinjau langsung oleh tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu.
Gubernur Helmi Hasan mengatakan bahwa seluruh jalan di bawah kewenangan provinsi yang selama ini mengalami kerusakan akan diperbaiki secara bertahap, dan ditargetkan seluruhnya selesai dalam tiga tahun ke depan.
“Insya Allah, seluruh jalan kewenangan provinsi akan kita baguskan. Tapi tidak bisa selesai dalam satu tahun karena kita butuh anggaran sekitar Rp2,5 triliun. Saat ini baru tersedia Rp600 miliar. Jadi kita lakukan secara bertahap,” ujar Helmi Hasan, Sabtu (21/6/2025).
Ia menekankan bahwa masyarakat yang jalannya belum mendapat giliran perbaikan diharapkan bersabar karena proses pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara instan.
“Semua harus melalui proses, mulai dari penganggaran, lelang, sampai pengerjaan. Tidak mungkin peninggalan puluhan tahun bisa diselesaikan dalam waktu setahun. Yang belum kebagian, sabar. Kita komitmen menuntaskannya dalam tiga tahun,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gubernur menyebut bahwa untuk menyelesaikan seluruh jalan rusak di wilayah Provinsi Bengkulu masih dibutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp2 triliun. Oleh karena itu, Pemprov terus berupaya melakukan kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun pihak terkait lainnya untuk mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur tersebut. (Red)








