BENGKULU UTARA – Kabar menggembirakan datang dari wilayah terluar Provinsi Bengkulu. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berhasil mengupayakan peningkatan akses internet di Kecamatan Enggano, khususnya Desa Banjarsari, melalui pemanfaatan Base Transceiver Station (BTS) dari program Universal Service Obligation (USO) milik BAKTI Kominfo RI.

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, MAP menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tinggi atas respon cepat dari Dirjen BAKTI Kominfo RI dan PT Telkomsel dalam mengatasi permasalahan konektivitas di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

“Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, memang akses internet di Desa Banjarsari sangat terbatas. Karena itu kita cari solusi tercepat, dan alhamdulillah Telkomsel bersama Dirjen BAKTI Kominfo langsung menindaklanjuti,” ujar Bupati

Langkah konkret pun dilakukan. Pemkab BU sebelumnya telah mengirimkan surat resmi dengan Nomor: 500.12/5/B-3 tertanggal 8 Juli 2025 kepada BAKTI Kominfo terkait usulan pemanfaatan BTS USO di Desa Banjarsari.

Tak butuh waktu lama, usulan tersebut langsung direspons melalui rapat daring (zoom meeting) antara pihak BAKTI Kominfo, PT Telkomsel, dan Pemkab BU. Hasilnya, Telkomsel diberikan izin untuk memanfaatkan BTS USO dan memasang antena guna memperkuat jaringan internet.

“Alat-alat sudah tiba di lokasi. InsyaAllah teknisi Telkomsel akan mulai pemasangan akhir Juli ini, dan awal Agustus kita targetkan sudah aktif dan siap di-launching,” ungkap Bupati optimis.

Dengan beroperasinya BTS ini nantinya, akses internet di Desa Banjarsari diharapkan semakin baik dan merata. Pemerintah daerah pun berharap kehadiran jaringan yang stabil dapat mendorong kemajuan pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik di Enggano.

“Ini bentuk nyata komitmen kita dalam membangun dari pinggiran. Terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Dirjen BAKTI dan PT Telkomsel,” tutup Bupati. (red)