Pemkab Mukomuko semprotkan kandang ternak di desa-desa

Mukomuko – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, bekerja sama dengan pemerintah kecamatan hingga desa melakukan penyemprotan kandang hewan ternak sapi, kerbau, dan kambing menggunakan disinfektan ke desa yang berada di wilayah tersebut.

“Setelah kegiatan penyemprotan kandang hewan ternak milik warga satuan pemukiman (SP) 8 Desa Sumber Makmur, kegiatan terus berlanjut di seluruh desa yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini,” kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Fitriyani dalam keterangannya di Mukomuko, Minggu.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko, bersama Kepolisian Resor setempat sebelumnya melakukan penyemprotan secara massal kandang hewan ternak sapi, kerbau, dan kambing milik masyarakat menggunakan disinfektan untuk mengantisipasi penyebaran PMK di daerah ini.

Petugas Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian setempat bersama polisi melakukan penyemprotan kandang hewan ternak guna menindaklanjuti imbauan Mabes Polri terkait penyemprotan serentak kandang hewan ternak seluruh Indonesia.

Selanjutnya, katanya, kegiatan penyemprotan kandang hewan ternak ini dilaksanakan secara bertahap di seluruh desa yang tersebar di 15 kecamatan daerah ini.

Ia mengatakan, pihaknya sebelumnya telah berkoordinasi dengan Camat Lubuk Pinang, dan yang bersangkutan bersedia menjadi koordinator kegiatan penyemprotan kandang ternak di desa-desa yang berada di wilayahnya.

Selain itu, katanya, masing-masing kepala desa di daerah ini menjadi koordinator untuk melaksanakan penyemprotan kandang ternak di wilayahnya.

Ia mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 40 kilogram disinfektan untuk dibagikan kepada masyarakat, selanjutnya masyarakat yang menyemprotkan sendiri kandang hewan ternak miliknya.

Ia menyebutkan, sebanyak tiga ekor hewan ternak sapi milik warga Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik yang terjangkit penyakit mulut dan kuku sejak seminggu yang lalu.

Untuk itu, ia mengatakan, pihaknya melakukan berbagai cara dan upaya untuk mencegah penyebaran PMK di daerah ini. (Ant)