Dinkes: Pasien COVID-19 Meninggal Jadi 55 Kasus di Rejang Lebong

Rejang Lebong, Bengkulu – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan jumlah pasien COVID-19 di daerah itu yang meninggal dunia mencapai 55 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Syamsir dalam keterangannya di Rejang Lebong, Senin, mengatakan jumlah warga setempat yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 sejak kasus pertama pada Juni 2020 lalu sampai sekarang sebanyak 2.843 kasus, di mana sebanyak 2.385 kasus dinyatakan sembuh, 55 kasus meninggal dunia dan 403 kasus masih dalam pengawasan.

“Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Rejang Lebong yang meninggal dunia pada hari ini bertambah dua orang, sampai dengan saat ini jumlah keseluruhan pasien terkonfirmasi positif yang dinyatakan meninggal dunia menjadi 55 kasus,” kata dia.

Dia menjelaskan, dua penderita COVID-19 yang meninggal ini sebelumnya sempat mendapat perawatan beberapa hari di RSUD Curup yakni kasus 2.559 berjenis kelamin laki-laki berumur 75 tahun dari Kecamatan Curup Tengah, serta kasus 2.677 berjenis kelamin laki-laki berumur 51 tahun dari Kecamatan Bermani Ulu.

Kedua jenazah pasien yang meninggal dunia ini, kata dia, telah dimakamkan pada hari itu juga dengan menerapkan protokol penanganan COVID-19 di TPU desa masing-masing.

Sementara itu, selain mencatat ada dua kasus meninggal dunia pihaknya pada hari itu juga mencatat jumlah pasien yang selesai menjalani isolasi atau dinyatakan sembuh sebanyak 92 orang diantaranya 11 orang dari Kecamatan Curup Tengah, 19 orang dari Kecamatan Curup, tiga orang dari Kecamatan Binduriang.

Kemudian satu orang dari Kecamatan Curup Utara, tiga orang dari Kecamatan Sindang Kelingi, enam orang dari Kecamatan Selupu Rejang, 23 orang dari Kecamatan Curup Timur. Selanjutnya 15 orang dari Kecamatan Curup Selatan, satu orang dari Kecamatan Sindang Dataran dan 10 orang dari Kecamatan Bermani Ulu.

Sedangkan untuk jumlah kasus suspek kata Syamsir, tercatat sebanyak 636 kasus, serta jumlah sampel yang diperiksa di laboratorium sebanyak 6.709 spesimen. (Ant)