Dinkes Sebut Penyebaran COVID-19 di Rejang Lebong Melandai

Rejang Lebong, Bengkulu – Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyatakan grafik penyebaran kasus COVID-19 di daerah itu saat ini mengalami penurunan atau melandai.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong Syamsir di Rejang Lebong, Senin, mengatakan jumlah warga setempat yang dinyatakan terpapar COVID-19 sejak Juni 2020 lalu sampai sekarang mencapai 3.426 kasus, kemudian sebanyak 3.333 kasus dinyatakan sembuh, 69 kasus meninggal dunia dan 24 kasus masih dalam pengawasan.

“Pada hari ini ada penambahan satu kasus warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif, sebaliknya yang dinyatakan sembuh ada tujuh orang. Saat ini penyebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Rejang Lebong grafiknya telah melandai,” kata dia.

Dia menjelaskan melandainya penyebaran virus mematikan tersebut di wilayah itu dapat dilihat dengan perubahan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Rejang Lebong dari level III menjadi level II.

Penurunan kasus penyebaran COVID-19 di Kabupaten Rejang Lebong, kata dia, terlihat dengan banyaknya sampel tes usap (swab) warga yang diperiksa di laboratorium mencapai 11.139 spesimen dengan hasil sebanyak 7.713 sampel dinyatakan negatif dan 3.426 sampel dinyatakan positif.

Sementara itu untuk penambahan satu kasus terkonfirmasi positif, kata Syamsir, ialah kasus 3.426 berjenis kelamin laki-laki berumur 31 tahun dari Kecamatan Selupu Rejang dan saat ini yang bersangkutan sedang menjalani isolasi mandiri.

Sedangkan untuk tujuh orang yang dinyatakan sembuh terdiri dari empat orang dari Kecamatan Selupu Rejang, satu orang dari Kecamatan Binduriang dan dua orang lainnya dari Kecamatan Curup.

“Untuk 24 pasien yang berstatus masih dalam pengawasan petugas kesehatan adalah mereka yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit baik di RSUD Curup, maupun rumah sakit yang ada di Kota Bengkulu serta sejumlah rumah sakit di Provinsi Sumatera Selatan maupun isolasi mandiri,” terangnya. (Ant)